Case Closed : Teka teki Detektif (37)


Akhirnya, cerita pengungkapan kasus oleh Inspektur Roland telah selesai. Kini readers bisa melihat analisis kasus oleh Inspektur Roland dan membandingkannya dengan analisis readers sendiri. Menurut saya sendiri pemecahan kasus dalam cerita ini tidak sistematis. Maaf, saya kurang sering menulis pemecahan kasus dalam bentuk cerita. Jika ada kekurangan saya mohon kritiknya. Meskipun ada kekurangan dalam penyampaian pemecahan kasus, kebenaran kasus tetap seperti dalam cerita ini. Jika readers bisa merangkum maksudnya, readers pasti paham. Untuk yang belum mencoba teka-tekinya silahkan klik disini https://inurhadi.wordpress.com/2013/06/01/teka-teki-detektif-37/

Silahkan membaca, tunggu kasus selanjutnya.. 😀

 

Inspektur Roland memasukan handphone ke saku mantelnya. Segalanya sudah beres, surat penangkapan sedang diurus Detektif Henry sesegera mungkin. Tinggal satu hal lagi, mempermudah proses penangkapan. Dan Inspektur tahu betul harus berbuat apa. Ia berbalik, lalu berjalan kembali menuju rumah yang baru saja ia kunjungi.

Lima belas menit kemudian tiga mobil polisi tiba di depan rumah Antoni McMillan. Detektif Henry dan dua petugas polisi berjalan ke pintu masuk, sementara dua petugas polisi lainnya berjaga-jaga. Pintu rumah terbuka, Inspektur Roland menahan pintu sambil mempersilahkan seseorang untuk keluar. Continue reading

Advertisements