Teka teki Detektif (35)


Detective Larson menghela nafasnya sambil mengelilingi apartemen itu. Kolumnis tua terkenal Max Worthington ditusuk hingga mati di apartemennya. Sekretarisnya, Roger, menelepon polisis ketika Max batal mengirimkan kolomnya ke editor sebuah koran.

Tubuh Max tergeletak menutupi mesin ketiknya. Detective Larson mengamati kertas di mesin ketik itu. Sepertinya isinya berupa kolom (di koran) yang sedang ditulis korban. Kepala korban jatuh di atas keyboard mesin ketiknya dan sepertinya itu menyebabkan beberapa tombol tertekan menyebabkan kolom yang ditulisnya diakihiri oleh sembarang huruf dan angka “49t34 w5qgg3e j3”. Detective Larson sedikit heran karena korban lebih memilih mesin ketik daripada komputer yang notabene lebih modern. Roger, Sekretaris Max, menjelaskan bahwa Max menyukai bunyi khas yang dihasilkan mesin ketik ketika digunakan, dan ia membenci komputer.

Berdasarkan daftar kerabat yang diberikan Roger, Detective Larson menginterogasi mereka.

Marisa, mantan istri Max, berpisah dengan Max selama setahun setengah. Meskipun pembagian harta saat peceraian sudah disahkan, dia masih menuntut mendapatkan harta Max lebih banyak.

Jillian, pacar Max. Dia tentunya mendekati Max untuk mengincar hartanya. Detective mencurigai bahwa kesedihan yang ditunjukkan Jillian bukanlah ditujukan kepada korban, namun untuk harta yang tidak jadi ia miliki.

Adik Max, Gerald, dia adalah pacar Marisa sebelum Max ‘mencuri’nya. Gerald masish menyimpan dendam akan kejadian itu. Dia menyatakan bahwa dia bersyukur kakanya mati dibunuh.

Setelah investigasi selesai dilaksanakan, ditangkaplah tersangka itu. Siapa yang ditangkap oleh Detective Larson?

45 comments on “Teka teki Detektif (35)

  1. Yg pling memiliki kemungkinan sih si adik ny max soal ny klo. Pacar ny kan membunuh ny tdk dpt duit ny klo sih mantan kemungkinan kecil tpi klo adik ny sih kemungkinan balas dendam tpi msih samar”

    Like

      • Nama sya devont kk …. Wduh sya pusing am msin tik ny ….. Am cde ny klo msal ny msin tik ketimban pala kan beberapa huruf terakhir itu ketiban …. Tpi mesin tik kan keras kemunkinan. Ke tlis tuh dkit bgt ….

        Like

  2. kayanya pelaku nya marisa soalnya kan max lebih suka mesin ketik dripada komputer, kalo menurut aku komputer itu kepunyaan marisa tapi waktu pembagian harta komputernya malah max yang dapet makanya marisa masih menuntut mendapatkannya kembali . jadi tujuan marisa membunuh untuk mendapatkan komputernya kembali. kwkwkw hehhehehe gk tau bner ato gk tpi kyanya salah deh wkwkwkwkwkkwkw gk tau lah heheheh

    Like

  3. aku mau coba jawab boleh ga? tp ga tau bener ga tau salah.
    gini, mnurut aku pelakunya si roger:\
    soalnya, kode “49t34 w5qgg3e j3” kemungkinan dying-message *niru di DDS wkwk* dri si max pas dia sekarat
    nah pas dicoba di keyboard aku, kode “49t34 w5qgg3e j3” itu ternyata 1 kotak di atas huruf itu. misalnya, di keyboard, di bawah huruf “i” ada huruf “k” kan?
    nah jd, pas dicoba sama aku teh jd : “roger stabbed me”
    berarti pelakunya si roger:/ (maaf klo salah dan terlalu banyak penjelasan yg ribet)

    Like

    • selamat bergabung.. panggilnya apa ya? ^^

      well, penjelasanmu gak ribet ko.. Malah jawabanmu itu bener..πŸ˜€
      Yap, jadi pas detik detik terakhir dia mau meninggal dia ketik apa yang menyebabkan dan siapa yang berbuat hal tersebut padanya.. Ingat, Max seorang kolumnis yang terkenal, dia pasti sudah banyak membuat tulisan(diketik).. Otomatis dia hapal keyboard mesin ketiknya kan? Nah waktu dia menuliskan dying message ternyata jangkauan tangannya melebihi perkiraannya sehingga lebih satu baris di atas.. sehingga tulisan yang dia maksud, ‘roger stabbed me’ menjadi ’49t34 w5qgg3e j3′.. untuk membuktikannya lihat keyboard laptop/komputer masing masing.. ^^

      Gambar Keyboard

      Selamat untuk jawaban yang benar!πŸ˜€

      N.B.
      Itu di DDS volume berapa, bloger baca DDS-nya gak lengkap nih.. ^^a

      Like

      • Menarikkk saya suka Dying messagenya……
        sayangnya agak janggal
        mengapa pelaku bodoh sekali
        pasti pelaku memastikan korban benar2 mati
        suara mesin tik itu keras dan akan berbunyi kencang ketika diketik
        berarti pelakunya tahu donk korban berbuat aneh
        seharusnya pelaku menyingkkirkan pesan berbahaya seperti itu….

        hal seperti itu kan jarang terluput oleh pelaku….

        Like

  4. huft….
    telat jwb nih…
    aq analisis kasusnya aja ya…
    kasus ini kak irfan terinspirasi dari komennya
    jeremy hendry yg bunyinya “keren loh bikin lagi yA KK”
    yg dipikirin trs sm kak irfan bwt ngelatih kemampuan deduksinya…
    betul ga???

    Like

  5. ​ː̗̀(β˜‰,β˜‰)ː̖́ amazing (β€Ύβ€ΎβŒ£ β€Ύβ€Ύ)
    Isi ny ternyata gtuh … Lg mlz main pc jd main lwat hp ja (β€Ύβ€ΎβŒ£ β€Ύβ€Ύ)

    Like

  6. Halo aku kevin, ikutan yah..
    Klo mnurutku plakunya gerald..
    Soalnya dr ptunjuknya yg β€œ49t34 w5qgg3e j3″
    49 times 34 = 1666
    Trus maksudnya j3 itu mungkin ada ssuatu yg berhubungan dgn 3
    “1666” = ada 3 angka 6
    Disini diambil angka 6nya, trus angka itu similiar dgn alphabet “G”
    Bgt jg dgn w5qgg3e
    Disini ada huruf kembar “g” dan 3 yang similiar dgn e atau sebaliknya..
    D kata yg ini kita buang 3 huruf pertama “w5q” yg g ada hubungannya apa2
    Dan yg tersisa tgl “gg3e” similiar dgn “ge” yg tertuju dgn nama “GErald”

    Mnurutku gitu.. Heheheh
    Gmn bro?

    Like

  7. saya melihat ada kecacatan pada cerita pembunuhan ini.

    kapan korban menuliskan pesan kematian? sebelum kepalanya menimpa keyborad mesin tik atau sesudah kepalanya menimpa mesin tik? jika ketika sudah menimpa keboard mesin tik, maka untuk menuliskan pesan kematian, adalah 0. tidak bisa dilakukan. karena keyboard mesin tik pastinya sudah tetutupi oleh kepalanya itu. jadi satunya-satunya keadaan adalah ketika kepalanya belum menimpa mesin tik. tapi jika begitu pun, harusnya bukan pesan kematian itu yang menjadi tulisan terakhir dari korban, karena setelah menulis itu, kepalanya menimpa keyboard yang menyebabkan ada huruf lain lagi yang tertulis. tapi di cerita itu dikatakan bahwa deretan angka dan huruf itulah yang ada di akhir tulisan.

    awalnya saya mengira bahwa dia hanya menuliskan beberapa huruf pada pesan kematian itu, karena diantara sekian banyak huruf yang menjadi pesan kematian, pasti ada huruf yang bukan pesan kematian karena kepala menimpa keyboard mesin tik. makanya saya hanya fokus pada 49t34. saya anggap sisanya adalah bukan pesan kematian, meski saya heran, kenapa ada spasi diantara tulisan-tulisan itu? seolah-olah memang diketik? lantas saya berfikir, apa jangan2 memang spasi ini ditulis korban. makanya saya menambahkan fokus saya pada 49t34 w5. sisanya saya anggap bukan pesan kematian. tapi saya melihat masih ada spasi lagi. kali ini sya harus mengganggap bahwa, pesan kematian itu tersadari oleh pelaku, akhirnya ia menambah-nambahkan lagi, agar terlihat bener-benar seolah memang hanya keyboard yang tak sengaja tertekan

    tapi ternyata. seperti itu. haha yaudahlah.

    Like

  8. hajimemashite! salam, aku nubie d sini. panggil sja Michiru.
    Bru liat, ternyata postingan thun lalu. Mnurut analisaku, pelakunya adl Roger, skretaris korban. Mngapa? Dpt dlihat dri dying message korban. Tertulis “49t34 w5qggej3”. crany lht pd keyboard qwerty, ambil 1 karakter dbwh dying message, hasilny adl Roger Stavvsne. teori mndukung lainny, hanya roger yg tdk diintrogasi pdhl, dy yg ada d tkp n mnelpon sndiri.
    ini 100% analisisku lho.
    thanks.

    salam, Michiru

    Like

Your Opinion

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s