Teka teki Detektif (33)


Sebuah teka teki spesial lagi! Kali ini kiriman dari Leo(Afterlife) di Surabaya. Kasus kali ini berupa pembunuhan ruang tertutup. Seingat blogger, ini pertama kalinya perkara pembunuhan tertutup menjadi topik. Tentunya ini sangat menantang anda sekalian sebagai ‘amateur invesigator’. Mari kita langsung liha persoalannya :

Detektif joe sedang menyelidiki kasus bunuh dirinya seorang mahasiswa jurusan ipa. Detektif joe menemukan ada yang janggal pada kasus bunuh di tersebut,karena ditemukannya gelas berisi air jeruk yg baru diminum satu perempat gelas dan dibiarkan terbuka tanpa tutup. Serta diketahui ternyata korban memiliki janji bertemu pada beberapa orang. Jika memang merencanakan bunuh diri untuk apa membuat janji yg begitu banyak dan repot repot membuat air perasan jeruk.

Korban tinggal di losmen nomor 5. Tempat kluar masuknya orang hanya bisa lewat pintu utama kamar. Jendela kamar terkunci dan engsel pintu yg rusak karena didobrak penghuni lain karena tak ada jawaban dr pemilik kamar. Korban ditemukan meninggal dalam keadaan gantung diri serta laptop menyala dan meninggalkan pesan
” kataliS reaksi OksidaSi”
pesan tersebut diduga sebuah dying messange.

Berikut beberapa orang yg memiliki motif membunuh korban:

  • Aryos Stefano,penghuni losmen 4. Sebelum korban meninggal ia bertemu dengan korban saat akan berangkat kuliah. Memiliki dendam karena korban pernah merebut pacarnya
  • Otto Oktavian,penghuni losmen 2. Ia sering berdebat dengan korban,ia juga yg mendobrak pintu kamar korban
  • Inna Claire,penghuni losmen 1. Mantan pacar korban, mengaku blm bertemu korban selama 2 hari karena sama sama sibuk.
  • Ibu dan bapak George,penghuni losmen 3. Sepasang suami istri yg dianggap orang tua oleh penghuni lain, merekalah yg menemukan korban selain Otto.

siapa pelaku dan bagaimana trik ruang tertutup ini?

Give credit to Leo (Afterlife) after_shinigami@yahoo.com

112 comments on “Teka teki Detektif (33)

  1. owh ya…
    klo aq baca di wikipedia SOS itu biasanya bwt penyelamatan kelompok…
    karena artinya bisa Save Our Ship,Save Our Soul,dll…
    karena menggunakan kata our…

    Like

  2. kalo menurut aq pelakunya si Otto. soalnya katalis oksidasi, katalis itu kan yang mempercepat reaksi tapi g ikut bereaksi, kalo oksidasi sendiri kan proses pembakaran. jadi O2 atau oksigen adalah katalis oksidasi, yaitu pemercepat oksidasi tetapi tidak ikut bereaksi. dan itu adalah inisial dari Otto Oktavian. tapi kalo trik, masih g tau ne…. hehehe, salam kenal buat semua ya….

    Like

    • Saya tau gimana cara otto bunuhnya,dia datang dan mengetuk pintu dengan alasan membawakan air jeruk yg sudah diberi sebuah racun,lalu setelah itu,ia menggantung mayatnya di sebuah tali agar terlihat seperti bunuh diri,otto keluar dan mengunci pintu losmen lalu membawa kuncinya,otto jga yg mendobrak pintu,ia sengaja agar kunci pintu itu tidak dicari lagi untuk menutupi kejahatannya

      Like

  3. wah ternyata ada juga yg sependapat bahwa otto lah pelakunya..
    saya mau bilang tp malus.. nanti salah tangkap..
    tp saya melihat bukan dari inisial awalnya.. saya lihat dari namanya okta yg artinya 8.. dan 8 itu nomer atom dari oksigen yg merupakan zat utk mempercepat reaksi oksidasi (katalisator reaksi oksidasi)..
    tp triknya juga saya belum menemukan, hubungan antara oksigen, jeruk, surat janji dan keterangan pelaku masih burem..

    Like

  4. lagi ngurusin registrasi sekolah mas rey.. xixixi..
    klo di film “tantei gakuen Q” sih kasus ruang tertutup ada yg mirip.. tp korban tidak sampe tergantung.. saya bingung sama kondisi korban yg tergantung.. any clue about hanged body? wkwkw

    Like

  5. Saatnya mengungkap kebenaran..
    Pas pertama baca teka teki yang dikirim leo ini, bingung-lah yang ada pikiran.. Soalnya bukti dan fakta lainnya sangat minim.. Tapi ternyata tidak demikian, dari fakta” yang ada di teka teki ini kita bisa menarik kesimpulan siapa pelakunya..

    Sekilas ketika baca kode, yang langsung terlintas di kepala blogger adalah Oksigen.. Ya, katalis Oksidasi itu.. Oksigen –> O2
    maka seketika langsung muncul kecurigaan pada Otto Oktavian..
    Dan memang PELAKUNYA adalah dia..
    Mengapa? Berdasarkan kode itu?
    Jujur, bukan kodelah yang membuat blogger yakin dia pelakunya. Lantas apa? Untuk itu kita harus pecahkan misteri ruang tertutup itu.
    Sadarkah kalian semua bahwa siapapun pelakunya dia bisa melakukan trik ini, karena triknya sangatlah SEDERHANA.
    Kita lihat fakta bahwa korban mempunyai janji dengan beberapa temannya, itu tidak menutup kemungkinan pelaku berada dalam daftar bertemu dengannya (mengingat para tersangka adalah teman korban). Si pelaku sengaja menemui langsung korban di kamarnya, mungkin alasannya dia ada renacana dadakan, setelah berbasa basi pelaku mencari kesempatan memasukkan semacam obat bius ke minuman jus korban. Ini membuktikan mengapa jus itu terminum seperempat dan dibiarkan tanpa tutup. Mungkin kalian ada yang tanya mengapa harus dibius dulu. Ingat korban digantung di kamarnya, orang pasti mengira bunuh diri, tapi bukan demikian, si pelaku menjerat leher korban terlebih dahulu sebelum kemudian menggantungnya. Dan jika si pelaku menjerat korban ketika dia dalam keadaan sadar, maka pasti ada perlawanan yang akan terdengar ke kamar sebelah korban, oleh karena itu korban dibius terlebih dahulu baru kemudian dijerat sampai kehabisan nafas. Pelaku menggantung korban dan membuatnya seolah-olah bunuh diri. Kemudian untuk trik ruang tertutup, MUDAH SAJA. Pelaku tinggal keluar dari kamar korban dan menguncinya dari luar. Kunci pintu umumnya berada di lubang kuncinya sendiri, jadi mudah untuk melakukan trik ini. Nah gampang kan?
    Selanjutnya apa peran si pelaku?
    Jika kunci kamar berada di genggaman pelaku, maka perbuatan si pelaku bisa dengan cepat diketahui. Oleh karena itu si pelaku harus menjadi orang pertama yang menemukan korban! Dengan itu dia bisa memasukkan kunci yang tadi ia ambil di lubang kunci (dalam kamar) sehingga terlihat seperti korban yang menguncinya.
    Nah yang membuat blogger yakin pelakunya Otto adalah pernyataan dia mendobrak pintu kamar KARENA DARI DALAM TIDAK ADA JAWABAN! Normalnya ketika kita mengunjungi teman dan tidak ada yang menyahut/tidak ada jawaban maka ang dapat kita simpulkan apa? BAHWA TEMAN KITA SEDANG PERGI KELUAR! Sangat aneh kan jika seseorang mendobrak pintu kamar temannya hanya gara” dari dalam tidak ada yang menjawab, apalagi jika orang yang dituju memiliki banyak janji bertemu orang. Dari situlah blogger sadar bahwa Otto mendobrak bukan karena khawatir akan temannya, tetapi untuk menyempurnakan trik yang ia pakai dalam kejahatannya.

    Secara singkat inilah yang diperbuat oleh Otto :
    Masuk ke kamar korban, berbasa-basi, mencari celah untuk memasukkan obat bius di minuman korban. Setelah korban tidak sadarkan diri, Otto menjerat leher korban dengan tali sampai korban meninggal. Menggantungkan korban sehingga terlihat seperti bunuh diri. Dia mengambil kunci di pintu kamar korban, keluar dari kamar korban, menguncinya dari luar kemudian masuk ke kamarnya. Dari sana ia menunggu tetangga kamar sebelahnya Ibu dan bapak George keluar dari kamarnya (untuk menjadi saksi akan alibinya, dan untuk meyakinkan pihak lain bahwa korban bunuh diri. Ingat suami istri itu disebut-sebut sebagai ‘orang tua’ yang notabene berpikiran kolot sehingga jika mereka melihat keadaan korban akan langsung mengira itu bunuh diri). Ketika itu Otto mengetuk kamar korban, dan menyatakan ke Ibu dan bapak George, bahwa ada yang tidak beres, kemudian ia mendobraknya. Ibu dan bapak George melihat korban tergantung, mereka terkejut (reaksi normal), pada saat itu Otto mencurikesempatan memasukkan kunci ke lubang kunci (dalam kamar) pintu kamar korban. Dengan itu selesailah perbuatan kejinya itu, trik yang sempurna dan saksi kuat untuk alibinya.

    Mudah kan.. ^^

    Oh, satu lagi.. lalu apa maksud kode itu? Mungkin Otto sendiri yang menuliskannya. Karena tidak ada kesempatan korban untuk menuliskan kode tersebut, jika memang ditulis oleh korban maka Otto pasti menyadarinya. Mengapa? Karena ketika pintu didobrak laptop itu menyala. Berarti pada waktu pembunuhan juga menyala, dan Otto pasti menyadarinya.
    Lantas mengapa dia menulis kode itu? Perkiraan blogger adlah sebagai senjata psikologis, yang menyatakan korban kan tidak mungkin menulisnya dan mana mungkin pelaku menuliskan namanya sendiri di tkp.. pasti pelaku sebenarnya yang membuat kode ini untuk memfitnah dirinya..

    Ini semua belum pasti sih, cuman analisis dari blogger.. tapi kalian sendiri yang bisa menilainya..πŸ˜€

    CASE CLOSED!!

    Liked by 1 person

    • Bodohh.. jika pelaku membius korban dengan obat bius di dalam air jeruk..
      seharusnya air jeruk itu dibuang oleh pelaku untuk apa dibiarkan seperti itu..
      itu sengaja dibiarkan agar otto semakin mencurigakann….

      Seseorang telah mengfitnah otto ….

      ada yang salah tuan Detektif??

      Like

    • ada beberapa poin penting terlewat,

      di penjelasan dikatakan “Dan jika si pelaku menjerat korban ketika dia dalam keadaan sadar, maka pasti ada perlawanan yang akan terdengar ke kamar sebelah korban, oleh karena itu korban dibius terlebih dahulu baru kemudian dijerat sampai kehabisan nafas”….
      luka jeratan tali akan nampak lurus dari depan hingga samping leher korban, hal ini terjadi karena tekanan tali yang diberikan sejajar dengan posisi pelaku…
      tapi bila tewas karena bunuh diri, dalam kasus ini gantung diri… luka jeratan akan nampak diagonal karena tekanan yang di timbulkan oleh berat badan korban yang dipengaruhi grafitasi.
      jika setelah dijerat kemudian di gantung maka akan ada 2 bkas jeratan tali.
      jadi untuk melihat bunuh diri atau dibunuh juga harus memperhatikan keadaan korban.

      saya rasa motif Otto kurang kuat untuk dijadikan tersangka.

      dalam trik juga, ingat kalo dalam pemeriksaan TKP polisi akan mencari sidik jari di lokasi yang memungkinkan untuk ditemukan, sehingga akan mudah menemukan pelaku.

      Like

  6. klo melihat penjelasan mas diatas memang otto pelakunya.. tp jika dipadukan dg kodenya penjelasan di atas jadi kacau mas.. bagaimanapun hebatnya pelaku menurut saya tidak wajar klo membuat dirinya difitnah, disamping itu dia baru bertemu dg korban..
    mas klo boleh tanya ini perkiraan waktu meninggal kapan ya? kog kyknya gak jelas..
    soalnya “Aryos Stefano,penghuni losmen 4. Sebelum korban meninggal ia bertemu dengan korban saat akan berangkat kuliah”…
    brarti kapan donk korban mati? trus kapan si otto berbasa basi dg korban?

    Like

    • Tidak, memang ada pelaku yang seperti itu.. Dia memakai trik psikologis, kan mas sendiri bilang mana mungkin ada pelaku yang fitnah dia sendiri, nah dengan gitu dia lepas dari tuduhan kan? Itulah maksud dia nulis pesan..
      Kita ga dikasih tahu kapan dia meninggal, dari yang bikin soalnya emang gak ada.. Jadi terpaksa kita harus mengambil kesimpulan dari fakta segitu”nya..
      Waktu untuk berbasabasi ketika dia berada di kamar korban..

      Saya mengambil kesimpulan pelaku yang menulis kode, bukan korban yang menulisnya, karena korban sendiri tidak ada kesempatan untuk menulisnya.. Leher korban dijerat oleh tali, orang yang berada dalam kondisi demikian tidak akan bisa mengetik di laptop, gimana coba? Dan walaupun dia sempat, si pelaku pasti bisa mengetahuinya..

      Kalau mas merasa tidak yakin atas kesimpulan saya, coba jelaskan siapa pelaku? gimana triknya? apa maksud kode?

      Like

      • brarti korban bertemu si aryos dlu baru setelah itu dia ketemu si otto dan basa basi di kamarnya?
        hmm.. tetap janggal tp belum ketemu gmn deduksi nya.. hhehe

        Like

      • Trik psikologis apanya …. waktu perkiraan kematian korban juga tidak ada, bagimana dengan penyebab kematian korban…. Cerita kasus ini tidak detail..
        selain itu tidak ada bukti yang membuat pelaku menyerah tak berkutik…

        Tentu saja Tulisan di laptop korban bukan pesan kematian tapi pelaku membuatnya agar otto terfitnah….

        satu lagi tentang kunci, Menurut analis anda saat itu Otto mencurikesempatan memasukkan kunci ke lubang kunci (dalam) wktu menemukan mayat.
        itu mustahil ….

        sidik jari akan menempel pada kunci dan tidak ada waktu menghapusnya..
        tidak ada saksi yang menerangkan otto memakai sarung tangan bukan

        jika hanya terdapat sidik jari korban sendiri pada kunci bagaimana.

        Like

    • Bagimana dengan ini Aryos Stefano,penghuni losmen 4. Sebelum korban meninggal ia bertemu dengan korban saat akan berangkat kuliah. Memiliki dendam karena korban pernah merebut pacarnya

      Aryos Stefano lebih dahulu mengunjungi korban sebelum otto
      Menarikk bukan …

      Like

  7. mnurut simpulanku hnya singkat saja;
    kataliS reaksi OksidaSi
    yg menggunakan huruf besar S,O,S.
    SOS it sperti permainan di game yg harus menyusun huruf SOS=3 angka
    mungkin susah untuk dijelasinnya ,mungkin bagi yang pernah bermain game ini pasti tau mksudnya.
    jadi plakunya adlh yg bertempat di losmen nomer 3

    untuk lebih jelasnya tentang permainan SOS bisa buka page ini
    http://en.wikipedia.org/wiki/SOS_(game)

    Like

  8. cuman analisis saya ya,.
    katalis reaksi oksidasi, yang saya tahu katalisator adalah zat yang meningkatkan laju reaksi, salah satu katalisator yang digunakan pada reaksi oksidasi adalah unsur halogen (golongan 7),. terdiri dari F, Cl, Br, I, At.. (bisa di check di mbah google)πŸ™‚ jadi pembunuhnya adalah Inna Clair,.

    Like

  9. ikutan komentar yah :p

    gini kalo menurut saya jawaban kk inurhadi itu sudah lah sangat tepat dari kode yg diberikan.. katalis itu oksigen , simbol oksigen adalah O2 ==> sangat berkaitan dengan nama lengkap Otto Oktaviani…dan dari perilakunya yaitu mendobrak pintu.

    untuk bagaimana cara mengungkapkan bagaimana pelaku membunuh korban biasanya harus menggunakan bantuan ahli forensik untuk melihat keadaan jenazah korban.. apakah didalam tubuh ada zat yang ada kandungan bius.. atokah ada luka strumm ditubuhnya dll,

    hanya saja tidak mungkin otto sendiri yang menulis kode SOS tersebut.. karena tidak akan menjadikan suatu alibi, malah akan menimbulkan dugaan bagi otto jika memang betul dia yang membunuh korban…

    klo menurut opini saya dari clue “memiliki janji bertemu seseorang”…dalam arti korban sudah tau bahwa otto akan menemuinya dikamarnya.. dan korban mungkin sudah memiliki firasat buruk bahwa otto akan melukainya atau bahkan membunuhnya
    firasat buruk itu mungkin karena korban dan pelaku memiliki suatu masalah atau perkelaian yang mungkin akan dibahas / diselesaikan dengan adanya pertemuan dikamar itu (TKP)…

    korban menyadari bahwa ada kemungkinan yang sangat buruk…sehingga dia menulis kode yang berhubungan dengan otto oktaviani, yang mungkin tidak dapat disadari oleh otto bahwa kode tersebut mengarah padanya,,,sehingga jika kemungkinan buruk itu terjadi, maka korban berharap dengan kode tersebut otto dapat tertangkap…

    mungkin itu saja, maaf klo kepanjangan :p
    untuk kejadian bagaimana cara otto membunuh dan kemudian membuat seolah-olah korban bunuh diri… saya kalian cukup pintar untuk ber imajinasi dan membuat rencana yang jahatπŸ˜€

    dan semua itu hanya lah opini saya mohon maaf jika ada yang memiliki opini berbeda.

    Like

  10. Ikut gabung ke grup detektif ini ya. Salam sama mas inurhadi yg deduksinya keren bgt. Aku kirain di indonesia gak ada komunitas yg kayak gini. Ternyata ada juga ya. Saya mulai menyukai cerita detektif semenjak saya baca komik conan yg cerita pembunuhan di gedung bioskop. Sejak itu saya jadi suka kisah detective. Mulai dadi conan, kindaichi, sherlock holmes dll. Tapi paling favorit detektif kindaichi yg rumit, kalau conan suka bgt, tapi kadang ada bagian yg membosankan. (Serinya kepanjanan) kalo sherlock holmes saya paling acungin jempol yg serial TV di beTV. Keren bgt, sherlock holmes ygnotabenya hidup di jaman kereta kuda dan telegram, jadi hadir di jaman kita sekarang, dengan menenteng BB dan Watson yg ahli ngeblog. Cool bgt deh.. Salam kenal ya

    Like

    • salam kenal juga.. ^^
      baca teka teki yang lain juga ya, ada juga cerita misteri sih juga tapi mentok.. hehe
      sebuah pertanyaan singkat, anda pake browser opera mini?

      Like

  11. Halo, boleh bergabung? Saya peminat anime Dan Detective School (Tantei Gakuen Q). Kasus ini menarik karena mirip dengan kasus pembunuhan di ruangan tertutup di episode 8 “Kirisaki Island”, yang mana ditemukan kunci ruangan di dekat jenazah korban. Tapi analisisnya mirip dengan anime TGQ episode 29 sebab pelaku bisa masuk ke apartemen korban dengan mudahnya. Berarti pelakunya adalah orang yang bisa dipercaya oleh korban sebelum terjadinya kasus ini. Hipotesis saya mengacu kepada penghuni losmen 3 terlepas dari dying message yang ditemukan tertulis di laptop korban, sebab penghuni losmen 3 adalah Tn. dan Ny. George yang menjadi figur orang tua bagi korban, sedangkan penghuni losmen yg lainnya memiliki masalah dengan korban. Bisa aja kan, yang membawakan jus jeruk 1/4 diminum itu Tn. atau Ny. George? Sebab kekerabatan mereka memang lebih akrab ketimbang dengan penghuni losmen lain.
    Saya suka semua analisis yang sudah lebih dulu ada di atas. Analisis saya masih banyak sekali kurangnya, jadi saya akan senang sekali kalau saya dibantu teman-teman semua. ^^

    Re: masih bingung sama dying message-nya. Saya coba pakai Sandi Caesar tapi hasilnya gak masuk akal -_____-“

    Like

  12. misi mas mau ikut nimbrung nih. mencoba menganalisa kasus ini

    kalau menurut saya, pembunuhnya tidak lain dan tidak bukan adalah mantan pacarnya korban. yaitu Inna Claire. Saya telah membaca analisa blogger, saya mengikuti analisa tersebut dan mengangguk2 setiap membaca kata demi kata. tapi saya mendapati keanehan ketika sampai pada penjelasan kode kematian yang ada di laptop. Jika saya yang menjadi Otto, maka saya tidak akan meninggalkan jejak sekalipun pada kasus pembunuhan ini, (jika memang mau dikesankan menjadi kasus bunuh diri).

    bagi saya yang menjadi otto, posisi saya akan jauh lebih aman jika bisa men set kasus ini menjadi kasus bunuh diri semata. dan saya rasa Jika pelakunya memang Otto, Otto mampu melakukan hal tersebut. saya akan mengkosongkan isi gelas tersebut jika memang sudah terkontaminasi oleh obat bius. 1 bukti hilang dari endusan polisi. dan saya tidak akan menulis apa-apa di laptop seolah-olah sebagai pesan kematian. lalu selanjutnya tinggal mengikuti analisa dari blogger. setelah membereskan semua. maka Otto keluar lalu mengunci kamar korban. kunci masih di tangan Otto. lalu Otto berusaha mencari saksi dan mendobrak pintu tersebut dan mencuri kesempatan untuk menaruh kunci ke lubangnya. (meski menurut saya agak susah dan benar juga adanya kritik dari erwin yolanda, kan pasti akan ada sidik jari Otto di kunci atau pegangan pintu bagian dalam). Analisa ini jauh lebih aman untuk Otto, dibandingkan harus sengaja memberikan serpihan-serpihan clue atau serangan psikologi yang malah bisa berujung pada kecurigaan polisi akan Otto. Karena sebagai polisi, semua harus dipertimbangkan kemungkinannya.

    baik, sekarang saya akan mencoba menjelaskan analisa saya mengenai kasus pembunuhan ini. ada 2 keterangan yang benar2 membuat saya berfikir, pertama adalah keterangan aryos, dia mengaku bertemu dengan korban saat hendak berangkat kuliah. ok. dimanakah mereka bertemu? saya rasa bukan di kamar korban. untuk apa dia ke kamar korban? membunuh? rasa rasa tidak. lantas jika tidak bertemu di kamar korban? lalu dimakah bertemu? yang jelas diluar kamar, hal ini menandakan bahwa korban tidak berada di kamar seharian. tapi juga keluar kamar, untuk apa? untuk cari makan menurut saya. karena penjelasannya adalah bertemu ketika aryos hendak kuliah. meski jadwal kuliah bisa pagi, siang, sore, saya berasumsi yang dimaksud jadwal kuliah disini adalah kuliah pagi. dan kedua adalah keterangan dari Inna, disitu tertulis bahwa Inna sudah 2 hari tidak bertemu dengan korban. karena masing-masing sibuk. masing-masing sibuk. dari mana Inna tahu korban sibuk selama 2 hari? kecuali mereka saling melakukan komunikasi. meski status sudah mantan pacar, bisa saja mereka tetap sering komunikasi (buat yang putus nyambung pasti ngerti kan, atau CLBK)

    okey, lanjut pada praktek.
    Inna telah merencanakan untuk membunuh korban. Inna mengatakan ingin bertemu korban, apalagi hub mereka yang sebetulnya masih terjalin. akhirnya Inna bertemu dengan korban di kamar korban. lalu mereka ngobrol dsb. di tengah obrolan mereka itu, Inna mengatakan ingin membuatkan minuman untuk korban. saya rasa korban tidak akan menolak dan tidak ada dugaan apapun terhadap Inna. pada kesempatan itu Inna memasukan obat bius di minuman tersebut. diminum lah oleh korban dan jatuh pingsan. korban lalu dijerat hingga meninggal. sehabis itu diatur sedemikian rupa hingga terkesan bunuh diri. satu hal yang sempat membuat saya ragu, apakah mungkin seorang perempuan mampu mengangkat tubuh laki-laki yang sudah tak bernyawa? lalu menggantungnya? dari keraguan ini malah membuat saya berfikir, kalau 2 orang pasti mudah menggantungnya. bisa jadi pasangan suami-istri pelakunya. tapi saya tetap yakin bahwa pelakunya adalah Inna. saya rasa masih mungkin bisa dilakukan dengan bantuan alat, seperti bangku. dibawah mayat pasti ada bangku kan, karena itu bisa dinamakan kasus bunuh diri. kalau tidak ada bangku sudah pasti pembunuhan. lalu Inna keluar ruangan dan mengunci kamar tersebut. hal ini lebih masuk akal ketimbang Otto yang harus mencuri-curi kesempatan untuk memasukan kunci ke tempat awal, karena sidik jari tentunya akan menempel.

    setelah mengatur sedemikan rupa, Inna juga meninggalkan pesan di laptop yang akan mengarahkannya kepada Otto. ya, Inna sengaja memfitnah Otto. kenapa memfitnah Otto? tidak lain dan tidak bukan, agar dia selamat. kenapa Otto? dari semua penghuni Losmen, yang paling tidak ada hub.nya dengan Inna adalah Otto. aryos, dia adalah pacar Inna sebelum berpacaran dengan korban. (tidak ada bukti, hanya asumsi yang didasarkan pada keterangan2). Inna tidak tega menfitnah Aryos. dan pasangan suami istri. juga sama, Bagi Inna, pasangan suami istri ini sudah seperti orang tua mereka, jadi rasanya tidak mungkin Inna memfitnah pasangan ini. sisanya adalah Otto. yang paling mungkin di fitnah. tidak ada dendam rasanya, terhadap Otto, hanya ingin menyelamatkan diri saja. Kenapa Inna harus meninggalkan petunjuk di laptop dan membiarkan gelas tetap berisi air jeruk? Karena mungkin Inna tidak bisa membuat kasus ini terlihat seperti kasus bunuh diri. maka daripada susah-susah membuat seperti kasus bunuh diri. Inna membiarkan bukti2 begitu saja. tentunya sudah diarahkan ke Otto segala bukti tersebut. dan saya rasa Inna sudah tahu, bahwa Otto ada janji dengan dengan korban.

    yang paling tidak mungkin dari kasus ini adalah catatan kematian di laptop. tidak mungkin korban menuliskan catatan tersebut. yang harus berakhir dengan kesimpulan, dituliskan oleh orang lain.

    saya cukup tercengang dengan pernyataan teman saya “tidak mungkin membunuh hanya karena debat, hal ini terlalu sepele banget, buat orang berpendidikan tinggi seperti mereka, debat adalah hal biasa”. lalu saya berfikir, jangan-jangan diantara janji yang dibuat oleh korban, salah satunya adalah janji dengan Otto, yaitu untuk memperdebatkan sesuatu. berdebat juga bukan selalu berakhir dengan kebencian salah satu pihak. jadi semakin mantaplah hatinya mengatakan bahwa bukan Otto pelakunya, dia hanyalah Korban.

    sedangkan untuk motif Inna, menurut saya, (dengan imajinasi super). pada dasarnya korban adalah seorang playboy. kenapa? karena cewek yang sudah jadi pacar orang lain saja direbut oleh dia. melakukan segala cara untuk mendapatkan hati cewek tersebut tanpa memperdulikan bahwa si cewek sudah punya pacar. maka bisa jadi korban pun pada dasarnya memiliki simpanan lain, yang akhirnya diketahui oleh Inna. Inna pun dendam dengan korban dan akhirnya merencanakan semua ini, merencanakan kasus kejahatan ini.

    sekian. panjang lebar ya. hahahahahahaπŸ˜€ tapi ya ini cuma analisa aja, ada gak sih jawaban yg benernya?

    Like

    • Seperti yang dikatakan shinichi, tidak ada atas dan bawah dalam analisis. (mungkin maksudnya benar dan salah).
      mengapa? karena selama masih mengikuti prinsip logika semua analisis bisa dianggap benar, namun bagaimanapun kebenaran hanya ada satu jadi dari banyaknya analisis dari sebuah peristiwa hanya ada satu yang cocok dengan peristiwa yang telah terjadi.

      untuk analisis ren sendiri, pelakunya adalah Inna Claire. Sedangkan menurut saya, Otto. Meskipun berbeda, saya menemukan satu kesepakatan dalam penalaran Ren dengan penalaran saya, yaitu “Pesan di laptop tidak ditulis oleh korban.”

      Closed room murder. Pembunuhan ruang tertutup. Kalimat itulah yang akhirnya menuntun saya pada kesimpulan bahwa Otto pelakunya.
      Namun ada kesalahan dalam penalaran saya. Kalimat “pembunuhan ruang tertutup” ini langsung membuat saya berasumsi bahwa ruangan terkunci dari dalam dan “kunci berada pada lubang kunci pintu sebelah dalam”.

      Jika bertahan pada asumsi ini sendiri saya yakin pelakunya adalah Otto. Tidak akan saya ulangi lagi penalaran saya yang berakhir pada kesimpulan tersebut, untuk lebih jelasnya bisa dilihat di komen sebelumnya.

      Kekurangan dari teka-teki ini sendiri adalah data kasus yang hanya sedikit, dengan adanya hal ini kita hanya bisa ‘mengira-ngira’ bagaimana pelaku membuat ruangan terkunci dari dalam. Dan dalam kasus ‘pembunuhan ruang tertutup’ ini detil paling penting yang tidak dicantumkan adalah : “POSISI KUNCI KAMAR”.

      Jika posisi kunci kamar disebutkan ada dimana, saya yakin Ren juga bisa melengkapi teorinya.
      Jika tergeletak di tengah tengah lantai –> Inna mengunci dari luar lalu memasukan kunci dari celah bawah pintu (di-‘slide’-in lupa bahasa indonesianya -.-)
      Jika tidak ada di ruangan –> Inna mengunci dari luar lalu membuang kunci
      etc.

      Mungkin memang kasus ini lebih fokus pada ‘dying message’ yang menurut saya sedikit tidak memungkinkan.

      Like

  13. betul kata kak irfan karna ini kasus yg ak ambil dr lomba di koran jd kasus ini memfokuskan pada dying message karna itu bukti yg di sediakan minim

    pelakunya memang otto sesuai dengan dying message yg ad

    semua teori yg di bilang readers yg lain mungkin memang ad yg benar tp kembali lagi ke fakta kalo kasus ini memiliki kunci penyelesaian di dying message

    sekian dan trimakasih :3

    Like

    • Otto. Sebenarnya teka-teki ini lebih condong ke teka teki dying message. Dying message jelas mengarah ke otto. Setelah mengetahui pelaku dari dying message mungkin solver diminta mencari tahu trik dibalik ruang tertutup tersebut. DAn dari berbagai penjelasan, yang paling probable adalah trik yang saya kemukakan di komen-komen sebelumnya (minus obat bius dll, saya akui itu hanyalah wild conjecture yang terlalu mengada-ada). Sorry for the late reply.

      Like

      • gue mau nambah nih mas….
        menurut gue sih kasus nih gak lengkap…..
        dikarenakan korban memiliki janji dngan beberapa orang bisa saja di antara orang orang tsb yng menjadi pelakunya sementara itu orng orng yang memiliki janji tsb tidak disebutin alibinya mas….

        Like

  14. otto otak matii,,,,
    dia mau membuat korban di kirain bunuh diri,,,
    tetapi jelas jelas dia dibunuhh krn,,,
    1. Utk apa dia bunuh diri klu ada perasan jeruk nipis yang kandungannya ada obat bius… Pasti org tersebut telah d bunuh
    2. Ada tulisan d laptop yg mengarah pd pembunuhnya adlh otto,,, kita udh tau klu dia d bunuh psti yg d curigai adlh otto dan mencari ptunjuk klu otto pembnuhnya dgn cara memeriksa sidik jari kunci krn dia gk ada waktu utk mnghpusnya

    Like

  15. biarpun gelas dibiarkan yg berisi bius adakah bukti yg mnjurus si oktolah yg membiusnya? dan jika dikepolisian biarpun okto yg membunuh namun okto tidak mengakui dan tidak ada alat bukti, semua akan gugur. bisa saja yg membunuh si stefano.

    Like

    • Sebenarnya (IMO) kasus ini sudah terpecahkan. Banyaknya pendapat yang berbeda dari komenter (atau komentator) yang membuat kasus ini nampak masih “unsolved”.. Singkatnya, kasus ini sebenarnya diperuntukan sebagai kasus dying message, yang dengan gamblang menunjuk Otto sebagai pelakunya. Dari situlah baru solver dicoba untuk memecahkan trik pembunuhan tertutup yang dilakukan Otto.

      Like

  16. Salam kenal, mau coba sok tau boleh yaa hehe…
    wah minim sekali petunjuknya tapi saya mungkin setuju dengan inur, melihat pesan katalis reaksi oksidasi berarti yang mengetiknya adalah orang yang familiar dengan istilah kimia. kalo bukan korban berarti Otto yang mengetiknya, mungkin mereka sedang membahas hal itu waktu itu terjadi dan sedang mencoba membuat eksperimen tentang reaksi tersebut terhadap air jeruk, yang mungkin menyebabkan kematian saat diminum korban. karena takut dituduh membunuh Otto membuat seolah seperti bunuh diri, lalu mengunci kamar korban.
    nah tapi SOS itu yang bikin bingung, apa karena alay makanya diketik gede kecil yaa..
    Yah yang penting kita doakan semoga korban telah damai di kehidupan selanjutnya Aamiin…

    Like

    • Salam kenal juga Dimas.. ^^
      Hehe, analisisnya boleh juga. Pake sudut pandang yang baru (plus doa di akhirnya itu loh, hehe :D).

      Selamat bergabung Dimas. Silahkan baca postingan saya yang lainnya.. ^^

      Like

  17. salam kenal,,

    klo mnurut gue,,mmng itu kasus bunuh diri,,
    mngpa?? mungkin sebelumnya korban pernah berdbat dgn otto,,mungkin karna hutang ato sesuatu,,,sehingga korban putus asa dan hendak bunuh diri tapi dia mungkin dendam terhdap otto sehingga dia ingn bunuh diri tpi menuduh otto,,pertma dia menampakan dirinya kpda aryos,,untuk membuat kesan bahwa dia masih hidup,,kenapa?? supya ketika polisi menyakan kesaksian aryos,,,maka otomatis polisi akan berangg9an bhwa korban masih hidup dan tak mungkin korban bunuh diri,,
    ke dua,,,dia menyiapkan surat rencna bertmu dgn teman2nya untuk ,emperkuat kesan bahwa dia tdak mungkin bnuh diri,,,
    ke tiga,,dia menyiapkan air perasan jeruk berisi kandunagn obat bius,,tapi di buang seperempat,,bkan di minum,,,
    ke empat,,diamengunci kamarnya,,,
    ke lima,,dia menyiapkan dying message yg mengarah kepada otto s3bagai rencna yg sdah dittapkan,,
    keenam,,dia pun bunuh diri,,,
    dan kenapa otto dtg mendobrak kamarnya?? mungkin korban menelfon otto sebelum bunuh diri dan berkta ini penting skli,,,sehingga otto bela belaan mendobrak kamar korban,,,itu adalah rencana untuk mengarahkan tuduhan kepada otto,,KARNA SEMUA ORANG TIDAK PERNAH MEMASUKAN KORBAN DALAM DAFTAR TERSANGKA,,begitulah MENURT SAYA,,
    hehehe,,sorry analisis gua jelekk dan aneh,,kerna baru kelas 3 smp,,

    Like

    • Dedy udah follow blog saya? Caranya klik pilihan follow this blog yang letaknya di bawah foto Conan. Nanti bakal diminta alamat emailnya. Kalau dedy udah follow blog ini, biasanya suka ada notif di email.. ^^

      Like

  18. Pembunuhnya aryos stefano sesuai isi pesan kematiannya yg brisi huruf besar dan kecil sos,selain it kamar korban dekat kamar pelaku,dan motifnya jg lbh mendekati si aryos,selain it dia orang terakhir yg ketemu korban,sblm d dobrak otto

    Like

  19. Klo boleh biar aku reka ulang kejadiannya. Sebelum kejadian korban membuat janji temu terhadap teman temannya. Kemungkinan bertemu satu satu atau semua. Saat pertemuan berakhir akhirnya hanya tinggal pembunuh dan korban. Kemungkinan janji bertemu itu tentang tugas kuliah. Pembunuh tersebut lah yang meminum seperempat jeruk tersebut. Pembunuh membunuhnya dengan tali. Karena pembunuh sangat pintar. Akhirnya dia mengikat korban seperti diorama bunuh diri Lalu lari. Dan korban ditemukan otto. Karena otto berpikir kalau mungkin dia dituduh otto menulis die message palsu yang artinya SOS O2 mungkin berarti tolong Otto .Siapa pembunuhnya? Jawabanya aryos stefano

    Like

  20. masih dibukakah kasusnya gan, hehehe,
    ceritanya kurang detail seperti sidik jari, waktu perkiraan kematiannya, alibi setiap orang, situasi TKP, kondisi pada tubuh korban, kata-kata pertama yang diucapkan orang yang pertama menemukan korban. puzzlenya kurang lengkap, jadi sulit untuk menyelesaikannya.

    karena puzzlenya kurang lengkap, pertanyaanya, kondisi ruangannya bagaimana? kondisi disekitar TKP? ruangan tertutupnya benar-benar terkunci atau tidak? jika terkunci, kuncinya tergantung ditempatnya atau tidak?

    tapi saya coba menguraikannya berdasarkan minimnya detail cerita dengan menambahkan sedikit asumsi kalau kondisi ruangan normal, dak ada tanda perkelahian atau keributan dan ruangan benar-benar terkunci dan kuncinya tergantung ditempatnya (deduksi ala kogoro).

    pertama, jus jeruk dak ada hubungannya dengan kasus, pelaku datang menemui korban dan membiusnya secara langsung dengan membekapnya, kemudian menjerat leher korban dan menggantungnya (harusnya ada bekas pada tali dan tempat menggantungnya, kecuali jika korban dibopong dan tinggi tempat menggantung yang memungkinkan).

    pesan kematian, saya rasa mustahil korban yang menuliskannya karena dalam bayangan saya, dak mungkin rasanya korban meninggalkan pesan ini karena jika korban langsung dicekik dengan tali dan digantung, mustahil rasanya menulis pesan 3 kata ditambah ada huruf kecil dan besarnya. ini bikin rancu.

    trik ruangan tertutupnya, setelah persiapan di dalam selesai selanjutnya keluar ruangan dengan mencabut kunci dengan sapu tangan dan memegang handle pintu juga dengan sapu tangan, tentu menyentuh barang di dalam kamar untuk persiapan juga dengan sapu tangan. setelah itu kunci pintu dari luar dan menunggu seseorang untuk saksi alibinya yaitu ibu dan bapak george untuk melengkapi alibinya karena jika orang lain yang menemukan korban terlebih dahulu, alibinya bisa berantakan karena kunci kamar korban dipegangnya. setelah mendobrak pintu, dengan cepat ia mengembalikan kunci ke tempatnya dengan sapu tangan dan berakting terkejut dan alibinya selesai.

    jadi pelakunya adalah OTTO, dengan gelak tawa ala kogoro, hahaha.

    tapi kalau puzzlenya lengkap, kesimpulannya bisa lain.

    Like

  21. masih dibukakah kasusnya gan, hehehe,
    ceritanya kurang detail seperti sidik jari, waktu perkiraan kematiannya, alibi setiap orang, situasi TKP, kondisi pada tubuh korban, kata-kata pertama yang diucapkan orang yang pertama menemukan korban. puzzlenya kurang lengkap, jadi sulit untuk menyelesaikannya.

    karena puzzlenya kurang lengkap, pertanyaanya, kondisi ruangannya bagaimana? kondisi disekitar TKP? ruangan tertutupnya benar-benar terkunci atau tidak? jika terkunci, kuncinya tergantung ditempatnya atau tidak?

    tapi saya coba menguraikannya berdasarkan minimnya detail cerita dengan menambahkan sedikit asumsi kalau kondisi ruangan normal, dak ada tanda perkelahian atau keributan dan ruangan benar-benar terkunci dan kuncinya tergantung ditempatnya (deduksi ala kogoro).

    pertama, jus jeruk dak ada hubungannya dengan kasus, pelaku datang menemui korban dan membiusnya secara langsung dengan membekapnya, kemudian menjerat leher korban dan menggantungnya (harusnya ada bekas pada tali dan tempat menggantungnya, kecuali jika korban dibopong dan tinggi tempat menggantung yang memungkinkan).

    pesan kematian, saya rasa mustahil korban yang menuliskannya karena dalam bayangan saya, dak mungkin rasanya korban meninggalkan pesan ini karena jika korban langsung dicekik dengan tali dan digantung, mustahil rasanya menulis pesan 3 kata ditambah ada huruf kecil dan besarnya. ini bikin rancu.

    trik ruangan tertutupnya, setelah persiapan di dalam selesai selanjutnya keluar ruangan dengan mencabut kunci dengan sapu tangan dan memegang handle pintu juga dengan sapu tangan, tentu menyentuh barang di dalam kamar untuk persiapan juga dengan sapu tangan. setelah itu kunci pintu dari luar dan menunggu seseorang untuk saksi alibinya yaitu ibu dan bapak george untuk melengkapi alibinya karena jika orang lain yang menemukan korban terlebih dahulu, alibinya bisa berantakan karena kunci kamar korban dipegangnya. setelah mendobrak pintu, dengan cepat ia mengembalikan kunci ke tempatnya dengan sapu tangan dan berakting terkejut dan alibinya selesai.

    jadi pelakunya adalah OTTO, dengan gelak tawa ala kogoro, tapi karena tak adanya bukti untuk menjeratnya, diapun bebas. hahaha.

    tapi kalau puzzlenya lengkap, kesimpulannya bisa lain.

    Like

    • Yup, ini detilnya minim, maklum cuma puzzle biasa dan bukan berbentuk cerita. Tapi saya setuju dengan anda soal pemecahan ruang tertutupnya. Dengan minimnya clue, penjelasan ruang tertutup memang berakhir di Otto. Kalau ada detil lain, mungkin berbeda.

      Cek juga cerita bersambung karangan saya ya. Aspek puzzle/misteri masih ada, dan saya (cukup) yakin detilnya lebih lengkap dibanding postingan teka-teki ini. ^^

      Like

  22. Saya menangkap bahwa korban bermaksud memberi clue bahwa dirinya dibunuh dengan memberikan kode SOS . Yang artinya keselamatannya sedang terancam atau dia sedang dalam bahaya . Tapi yang aneh adalah dia sempat mengetikkan SOS pada laptopnya . Bayangkan butuh berapa waktu untuk membuka aplikasi Notepad atau sejenisnya untuk mengetik kode SOS ? Belum lagi mengetik kalimat kapitaliS reaksi OkSidasi butuh waktu beberapa detik .
    Oke .
    Dugaan sementara saya adalah korban mengundang Aryos dan Claire . Jika korban pernah merebut pacar Aryos , maka kemungkinan pacar tersebut adalah Claire . Claire adalah mantan pacar korban . Maka kedua orang ini memiliki motif yang kuat untuk balas dendam . Air perasan jeruk baru diminum seperempat , maka pembunuhan ini terjadi saat mereka sedang mengobrol . Ditengah obrolan mereka berdebat ( setelah diketahui bahwa korban adalah sosok yang sering berdebat ) . Situasi memanas , dan akhirnya korban merasa akan terjadi sesuatu yang fatal pada dirinya hingga dia yang sedang berhadapan dengan laptop sempat membuat kode SOS sebelum terbunuh .
    Alibi Claire pun mencurigakan . Claire mengatakan ” 2 hari tidak bertemu karena sama sama sibuk ” , padahal mereka mantan kekasih .

    Dugaan berat sementara saya tentang pelaku pembunuhan adalah Aryos dan Claire dengan motif dan alibi yang mendukung pembunuhan ini .

    Add facebook saya : rezkyfadhiel@hotmail.com

    Like

  23. Bukti dan fakta :
    1 . Perasan air jeruk diminum seperempat tanpa tutup .
    2 . Korban sering dan senang berdebat .
    3 . Aryos masih dendam kepada korban
    4 . Engsel rusak
    5 . Claire pernah menjadi pacar korban
    6 . susunan losmen : [Pintu Keluar-Masuk] — Claire — Bapak dan ibu George — Aryos — Otto — Korban .
    7 . Pintu dan jendela setiap losmen menghadap satu arah .
    8 . Bentuk dan susunan pintu losmen no 1 dan nomor 5 mirip .

    Perasan jeruk seperempat menandakan bahwa kejadian terjadi sesaat setelah mereka mengobrol lalu kemudian situasi memanas .
    Bagaimana bisa korban membuat kode SOS jika langsung dibius ? . Jika kau mengatakan bahwa mustahil membuat kode tersebut , maka ilmu deduksi dan analisis mungkin harus ditingkatkan . Karena setiap hal kecil adalah petunjuk . Begitulah kata Sherlock Holmes .

    Jika benar Otto membawa kuncinya , maka pasti akan lebih mudah ditemukan oleh polisi atau detektif Joe kan ?

    Aryos dan Claire punya motif yang kuat dalam pembunuhan ini . Mereka sama sama memiliki motif balas dendam karena asmara .

    Terlebih Claire yang mengatakan bahwa ” 2 hari belum bertemu karena sama sama sibuk ” .
    Tidak mungkin Claire tidak pernah melihat korban sementara menuju pintu keluar masuk untuk semua penghuni losmen harus melalui losmen Claire .

    Claire dan Aryos lah yang menjadi “tamu” korban .

    Like

  24. Halo saya ravi, besyukur banget case nya ke up lgi soalnya saya baru tah nih haha. Nih analisis saya
    Pelakunya adalahhhhhh
    Aryos bersamaan dengan Innaaaaa yeahh, kenapa bisa?
    Analisis clue :
    -Losmen, perhatikan susunan losmen ( saya anggap vertikal, karena jika horizontal mematahkan alibi Inna ) Aryos berada pada losmen 4 dan koran 5 dengan demikian bpk dan ibu george yg berada di losmen 3 tak bisa memberi kesaksian ada seseorang yang menuju lantai atas. Tapi, kalau hanya aryos yang datang korban akan curiga dongg? Tidak! Karena Aryos datang bersama Inna yang menginap d losmennya dan alibinya terpenuhi bahwa ibu dan bapak george tak melihat Inna beberapa hari belakangan begitu pun Otto. Dan disini pembunuhan terjadi sebelum Aryos berangkat kuliah sehingga alibinya semakin kuat karena ada bapak dan ibu george yg melihatnya berangkat. Dan tidak akan ada permasalahan ketika Inna bersamanya karena dahulu mereka akrab. Sementara pernyataannya bertemu korban palsu.
    -Tidak ada yang berkata bahwa minuman jeruk itu diminum oleh korban, jadi ada kmungkinan jumlah gelas lebih dari satu sebelumnya dan gelas berisi obat bius telah dibuang pelaku. Air perasan jeruk merupakan minuman yang akan dihidangkan untuk tamu sesungguhnya.
    -Laptop yang menyala merupakan bukti bahwa sebenarnya korban telah siap mengundang tamuny salah satunya otto, karena dia adalah orang yang sering berdebat dengannya. Bisa jadi mas korban lagi bikin tugas atu skripsi nihdan udah semester tua :v. Dan yang harus di perhatikan jika memang case ini hanyalah berdasar code adalah ‘katalis reaksi oksidasi’ saya memang cumalulusan baru Sma jurusan IPA tapi memang tidak ada yang namanya ‘katalis reaksi oksidasi’ jika ada asumsi bahwa O2 merupakan jawabannya maka hal tersebut salah karena oksigen bukanlah katalisnya tapi oksidatornya. Artinya korban pure meminta pertolongandan yang ditujukan adalah Otto jadi arti ‘katalis reaksi oksidasi’ = SOS dan kenapa oksidasi karena oksidasi melibatkan O2 dan itu adalah inisial Otto.
    Kronologis sederhana
    -Korban membuat janji
    -Aryos dan Inna datang,jika Aryos korban kemungkinan menolk tapi ada Inna yang merupakan mantan pacarnya dan masih berkomunikasi
    -Korban membukakan pintu karena ia kira tamunya telah datang. Hal ini juga menyebabkan tak ada sidik jari mereka berdua di gagang pintu losmen korban. Namun pelaku menyiapkan sarung tangan untuk menggantungkan pelaku nantinya.
    -Aryos mencoba mencairkan suasana dengan chit-chat kepada korban. Sementara itu korban menyiapkan pesan antisipasi dan beralibi sedang mengerjakan tugas.
    -Memang posisi jeruk tidak diberitahukan tapi mengetahui ada Inna yang merupakan mantan pacar korban tentunya Inna akan mencari sesuatu yang dapat dicampurkan dengan obat bius. Mungkin kalau di anime-anime si mba Inna ini ngomong “bisa kubuatkan minuman untuk kita bertiga sehingga dapat mengobrol dengan santai?” Dan korban pun tak bisa menolak karena khawatir diangap curiga.
    -Selebihnya pembunuhan berjalan seperti teori mas inurhadi tapi menurut saya tak perlu dijerat terlebih dahulu. Cukup digantungkan saja dan korban akan meninggal karena kehabisan oksigen sebelum obat biusnya berhenti bekerja sehingga tak bisa memberontak
    -Satu-satunya plothole di kronologi ini adalah kunci losmen. Tapi secara asumsi sederhana korban tak akan menaruh kunci di tempat yang sulit ditemukan. Sekalipun disembunyikan ada Inna yang mengetahui seluk beluk losmen korban. Dan sepertinya pembuat soal lupa mengenai masalah kunci. Jika kunci dibuang maka akan terasa janggal sementara jika memang pelaku melemparkannya ke dalam ruangan seharusnya otto menemukan kunci tersebut saat pertama kali masuk. Mungkin teori terliarnya Inna punya kunci duplikat losmen korbn sehingga kunc milik korban ditaruh di tempat korban biasa menempatkan kunci krena untuk membentuk locked room sempurna kunci harus menggantung di pintu tetapi jika kunci mengait di pintu maka pintu tak bisa dikuci dari luar.
    -Otto datang namun mengetahui ada kejanggalan dia bertanya penghuni losmen lain dan yang ada hanyalah bapak dan ibu george.
    -Detektif joe datang dan solver berpikir keras :v
    Sekian, mohon tanggapannya.

    Like

    • Wah detil sekali analisisnya..πŸ˜€
      Yak, kekurangan dari teka teki ini adalah minimnya detail informasi yang ada. Salah satunya adalah keberadaan kunci yang tidak diberitahukan secara jelas.

      Tapi menurut saya untuk memecahkan teka-teki ini cukup dilihat dari aspek ruang tertutup dan dying messagenya. ^^

      Like

Your Opinion

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s