Teka teki Detektif (4)


Dalam suatu kasus yang masih diselidiki, apakah kasus pembunuhan atau kasus bunuh diri. Ada seorang detektif sedang berada di TKP untuk mencari petunjuk. Sejauh penyelidikian, dugaan sementara adalah kasus ini merupakan kasus bunuh diri sengaja/tidak disengaja.

Keadaan di TKP:
1. Korban ditemukan tergeletak jatuh dikamar dengan sebuah pulpen didekat tubuh korban.
2. Sebuah kertas gambar denah rumah yang sedikit tertindih tubuh korban juga ditemukan, dan ada coretan dari korban.
3. Di meja juga terdapat makan malam yang tersisa, beserta minuman jus kesukaan korban.

Hasil autopsi dan penyelidikan lainnya, membuktikan bahwa korban meninggal akibat terlalu banyak mengkonsumsi obat tidur.
Dan obat tidur tersebut ditemukan dalam minuman jus korban.

Menurut kesaksian ibu korban, korban tidak biasa untuk menelan obat kapsul atau tablet. jadi memang selalu dicampurkan oleh korban kedalam jus kesukaannya apabila ingin dikonsumsi.

Keterangan lain yang didapat:
“Anak saya memang belakang ini sedang stress karena bebannya mengurus rumah semakin besar. Maklum, ayahnya telah tiada.”
“Anak saya juga masih terbebani karena dia merasa kematian ayahnya adalah karena dia dulu menjadi anak yang tidak berbakti.”
“Dulu anak saya sering keluyuran, setiap kami nasihati. Dia selalu melawan, pernah juga memukul. Hingga akhirnya, ayahnya stress dan meninggal karena mengkonsumsi obat tidur berlebihan.”
“Setiap anak saya bertingkah, almarhum selalu minum obat penenang/tidur.”
“Salah saya juga sempat memaki anak saya waktu suami saya meninggal, saya sempat menyalahkan dirinya atas kejadian tersebut”
“Sekarang anak saya mengikuti jejak ayahnya, setiap stress minum obat penenang/tidur”

Kronologis kejadian:
Pada malam hari sebelum korban ditemukan meninggal.
Sore harinya, korban bersama kedua teman kantornya sedang membahas suatu proyek yang dikepalai korban. Proyeknya adalah pembuatan denah rumah untuk sepasang suami istri asal kota Amsterdam.
Pembahasan berlangsung hingga malam hari sebelum makan malam.
Karena masing-masing memiliki acara, mereka menyudahi pembahasan tepat sebelum makan malam.
Sudah kebiasaan si korban makan malam di kamarnya, seperti biasa ibu memanggil anaknya untuk mengambil makanan serta jus kesukaannya dari dapur.
Waktu itu korban sedang di toilet, maka temannya “Kendrie” berbaik hati untuk mengambilkan makanan dan jus.
Ketika makanan dan jus sudah ditaruh di meja dalam kamarnya, Kendrie merasa ingin ke toilet dan meninggalkan temannya yang satu lagi “Purnama”, sendirian di dalam kamar.
Setelah korban kembali dari toilet, kemudian Kendrie juga kembali. Mereka memutuskan untuk menyudahi diskusi soal pekerjaan dan akhirnya kedua teman korban pulang. Keesokan paginya baru si ibu korban menelpon polisi dan mengatakan anaknya ditemukan telah meninggal.

Mengenai tanda coretan yang ada di kertas bertulisakan judul sketsa (denah) dalam 3 bahasa, sketsa/sketch/schets diikuti dengan gambar denah rumah proyek.
Coret2an berupa tanda lingkaran dan garis bawah pada denah ruangan dapur, melingkari dan menggaris bawahi tulisan dapur tetapi tidak sempurna. Mungkin karena terburu-buru atau tidak kuat lagi, kata dapur tergaris bawahi seluruhnya tetapi yg terlingkari hanya kata ‘pur’ dan terlihat meleot-leot.
Kemudian disebelah lingakaran terdapat tulisan angka “3”, disertai dengan tanda panah mengarah ke atas. Tetapi diatas gambar ruangan dapur tidak ada ruangan lagi. Itu ruangan paling utara dan ada jendela.

Masing-masing tersangka:
1. Ibu korban, bernama Dewi Juanita. Yang menyediakan makanan di dapur. Setelah diselidiki, ternyata sewaktu muda, karena kecantikannya sering dijuluki trisula (tombak bermata tiga). Konon, sewaktu muda dulu. Pernah mengencani tiga pria sekaligus (termasuk suami/ayah korban).
2. Teman korban, Kendrie Noorden. Asal Belanda, rekan kerja. Sering memiliki beda pendapat mengenai tata letak dan terkadang memperebutkan posisi kepala dalam proyek-proyek yang didapat.
3. Teman korban, Purnama Sari. Asal Indonesia, rekan kerja. Sempat cekcok dengan korban mengenai tata letak posisi ruangan dapur yang harus menghadap ke utara dengan jendelanya.

Dari semua hasil penyelidikan dan keterangan yang didapat. akhirnya detektif berhasil memutuskan apakah ini kasus pembunuhan atau bunuh diri.

Bagaimana menurut anda? apakah kasus bunuh diri atau pembunuhan? Apabila pembunuhan, siapa pelakunya dan apa motifnya?

Sumber :

http://fianzoner.blogspot.com/2010/06/teka-teki-detektif-kasus-5.html

42 comments on “Teka teki Detektif (4)

  1. kendrie
    soalnya, kan dia dari belanda. terus ada angka 3, yg menurut saya merujuk ke tiga kata yang berarti denah tsb (schets). terus dari namanya juga ketahuan,da”pur” = keu”ken”, 3 = drie , utara = noorden.

    Like

  2. pelakunya hendrie noorden, kata schets menunjukkan kalo bahasa yg dipakai bahasa belanda. dapur bahasa belandannya keuken ambil kosa kata terakhir ken, 3= drie sedangkan atas berarti utara artinya noorden…..dying messagenya kendrie nooorden

    Like

  3. Banyak yang bilang ini pembunuhan.. Tapi korban kan terbunuh karena overdosis obat tidur, jika pada saat itu efek dari overdosis obat tidur membuatnya terbunuh maka tidak ada kesempatan buatnya untuk menulis dying message.. Efek overdosis obat tidur yang mematikan menyebabkan kesulitan bernapas juga pingsan, jijka dia pingsan maka tidak ada kesempatan menulis dying message itu kan? dan jika dia kesulitan bernafas, reaksi refleks dari tubuh akan membuat tangannya memegang tenggorokannya, karena sesak, jadi kesempatan untuk menulis dying message juga tidak ada..
    Dan satu lagi, kalau benar itu dying message, dari mana korban tau Kendrie yang memasukan obat tidurnya? Pada saat Kendrie mengambilkan makan malam korban? kalau dia sudah mengetahuinya lantas kenapa dia memakan makanan itu? Hubungan korban dengan Kendrie pada saat itu kan bisa dibilang tidak terlalu baik, bila seseorang melihat temannya yang patut dicurigai memasukan sesuatu pada makanannya bukankah orang tersebut tidak akan memakannya?
    Pendapat saya, mungkin si korban sendiri sengaja menuliskan dying message itu untuk ‘menjebak’ Kendrie atas kematiannya.. Pertama dia menulis dying message itu, meminum jus yang berisi obat tidur sambil memegang kertas dan pulpen di tangan satunya lagi sehingga ketika efek obat bekerja dan membuatnya jatuh pulpen dan kertas yang berisi dying message itu berada dekat tubuhnya.. so, Its a suicide!

    Like

    • iya, tapi teka teki ini kan ngambil dari blog lain.. jadi belum tentu gitu..
      dan disana juga banyak yang jawab pelakunya noorden, tp kk rasa masi janggal.. jadi minta pendapat leo, menurut leo gimana? masuk akal yang mana penyelesaiannya..

      Like

  4. ya kan di atas mas irfan dah pernah menyanggah yg ini..
    klo korban tau pembunuhnya kendrie ngapain dia minum racunnya.. hehe
    dan misalkan korban dari awal tidak tau klo kendrie pelakunya, kog bisa”nya dia diakhir hayat menuduh kendrie..
    apakah seperti di film film, pelakunya setelah keluar dari ruangan itu, melihat dari jendela dg sombongnya??
    memang pesannya menuju kendrie.. tp arah nya dari mana si korban tahu klo itu kendrie..

    klo gak salah baca mas irfan dlu dah pernah menyanggah kendrie ini.. coba teliti di atas lagi.. hehe

    Like

  5. ada di atas.. si anak mengikuti jejak ayahnya ketika stres minum obat tidur..
    adakah kemungkinan pelaku masih diatara mereka namun dying message ditulis oleh pelaku untuk kambing hitam.. klo demikian brarti yg paling berpeluang menaruh obat tidur dan menulis dying message itu si ibu.. mungkin juga.. motifnya yg belum jelas.. hehe

    Like

    • yap, setuju dengan itu..
      yg paling berpeluang antara ibunya sama korban sendiri.. dan satu hal yang saya lupa,
      1. Korban ditemukan tergeletak jatuh dikamar dengan sebuah pulpen didekat tubuh korban.
      2. Sebuah kertas gambar denah rumah yang sedikit tertindih tubuh korban juga ditemukan, dan ada coretan dari korban.
      pulpen di dekat tubuh korban, kertas di sedikit tertindih tubuh korban.
      jika teori saya yang di atas yang menunjukan korban sendiri pelakunya itu kurang meyakinkan kalo kita lihat dari posisi kertas. kalau dia memegang kertas lalu jatuh, kertas tersebut tidak akan berada tertindih sedikit di bawah tubuhnya, kertas tersebut akan sedikit TEREMAS olehnya dan letaknya takkan jauh dari tangannya (efek dari sesak nafas).
      Jadi, siapa? Kita lihat ibunya, dia tahu Kendrie yang mengambilkan makanan unuk anaknya, dia tahu anaknya suka meminum obat tidur (motif belum jelas), di tahu anaknya belakangan ini stress oleh pekerjaannya (mungkin dia juga tahu hubungan Kendrie dengan anaknya tidak terlalu baik di pekerjaan). Dia memasukkan obat ke dalam jus,Kendrie mengambilkannya, saat itu terlintas ide untuk menjadikannya kambbing hitam, dia menunggu anaknya menghabiskan makan malamnya, setelah yakin dia terkena efek obat (suara jatuh) dia masuk kesana, dan kebetulan disana ada sketsa yang sedang dikerjakan oleh anaknya, dia menulis kode yang mengkambing hitamkan kendrie, menyeliipkannya di bawah tubuh anaknya (itulah mengapa posisinya sedikit tertindih badan korban), dan meletakan pulpen di samping anaknya..
      mungkin itu seikit pendapat dari saya, saya rasa ini perlu.. Karena untuk menangkap pelaku melalui dying message saja itu kurang, faktor lain harus kita perhatikan.

      Like

  6. lah karena itu dia gak diceritakan gak stress gak mungkin donk dia minum obat..
    kemungkinan itu diobat oleh orang lain..
    klo menurut pendapat saya motif ibunya adalah ingin menikah dg kekasihnya yg dlu.. tp anaknya tidak memperbolehkan niat ibunya itu.. hehe
    maaf klo saya mengacau lg

    Like

    • menurut saya tidak meracau kok, kita bebas berpendapat dgn memperhatikan batas” tertentu.. mas afif blm komen di kasus baru, ayo menantang semua lho..πŸ˜€

      Like

  7. purnama karena yg di lingkari dr kata daPUR angka 3 menunjukkan kita harus melihat orang ke 3 yaitu purnama tanda panah ke atas yaitu utara dengan jendela korban pernah melakukan cekcok dengan purnama mengenai hal tsb. bener gak ?πŸ™‚

    Like

  8. Bisa muncul banyak kemungkinan…
    maksud ku…
    klu bunuh diri => emangnya ada org yg mau capek2 kerja klu akhirnya dia tau klu dia mau meninggal…

    klu kendri => memang sich cluenya mengarah ke dia…tp apa nggax terlalu gmn gitu..and bener juga sich…dari mana korban tau klu kendri pelakunya…

    klu ibunya => apa nggak terlalu berbahaya…krn dia sendiri yg menyiapkan jus tsb..jadi kemungkin utk menjadi tersangka juga akan menghampiri diakan…

    Like

  9. tapi ada yg janggal jika ini merupakan bunuh diri.

    yaitu kenapa makanannya bersisa, jika berniat bunuh diri kenapa tak langsung minum saja jusnya?
    jika pembunuhan, lalu siapa?

    Ibunya? memang ada kesempatan untuk memasukkan obat ketika mnyiapkan jus. atau mengenai coretan itu juga bisa diselipkan. tapi jika aku menjadi pelaku(ibu), rasanya terlalu ceroboh jika hanya memanfaatkan ruang sekecil itu. lagipula kenapa harus menunggu pagi jika itu justru akan membuatnya lebih dicurigai.

    Kendrie? Coretan itu bukan ditulis ketika korban akan meninggal. alasannya sudah disebutkan mas Irfan. meski bisa juga memasukkan obat ketika membawakan makanannya. tapi rasanya terlalu berani jika ia mengambil interval waktu itu karena bisa saja tiba-tiba purnama keluar kamar atau ibu dan korban melihatnya.

    Purnama? bisa saja memasukkan obat ketika ditinggal kendri ke toilet. sebenarnya paling bisa melakukannya jika menurutku. sayangnya tak ada bukti atau keterangan lain.

    kesimpulanku, itu adalah bunuh diri yg tak disengaja. mungkin karena terlalu sering bekerja keras dalam proyek sehingga akumulasi obat tidur yg berlebih dalam tubuh.

    “sesuaikanlah teori dengan bukti, bukan menyesuaikan bukti dengan teori”
    “terkadang kau harus jeli mana petunjuk yg penting dan mana yg hanya akan membawamu ke penyelidikan yg salah”
    ~S.H.~

    Like

      • “jika pekerjaan detektif bisa dikerjakan hanya dengan duduk-duduk, mungkin kakakku akan menjadi detektif paling hebat”

        kurasa akan lebih menarik jika bisa melihat coretannya itu dan bagaimana posisi korban dan ruangannya. yah, masih ada beberapa kesimpulan untuk coretan itu menurutku. tapi sekali lagi kurang ada bukti yg mendukung.

        Like

  10. salam abang inurhadi.saya baru di blog ini.
    menurut saya,

    dying message selalu berkaitan dengan kejadian sebelum korban terbunuh
    di dying message si korban menuliskan coretan dapur yang dilingkari hanya kata”PUR”

    disebelah lingkaran tersebut ada angka 3 dan diatasnya ada sebuah panah yang menunjuk denah ruangan yang kosong

    dari coretan dying message,kendrie nordeen kita eliminasi
    yang janggal dari dying message:
    -kata PUR yang digaris dan dilingkari.mungkin maksud dari lingkaran adalah bulan purnama,
    -angka 3 dan panah atas bisa saja mengartikan tombak trisula,yang mungkin mengarah kepada ibunya korban

    mungkin coretan itu kronologis terjadinya pembunuhan yang hanya diketahui korban

    -Ibunya menyiapkan makanan untuk anaknya(korban) lalu menyerahkan pada kendrie.karena kendrie merasa ingin ke toilet,maka diserahkan ke purnama.
    mungkin kronologi dari gambaran dying message:

    purnama mengantarkan makanan dari ibunya ke kamarnya.

    Motif :
    Purnama =belum diketahui(bingung)
    Ibu = Mungkin saja sakit hati kepada anaknya.
    karena ibunya pernah memaki” anaknya penyebab kematian ayahnya.

    mungkin bisa membantu,eliminasi lagi antar 2 orang iniπŸ™‚

    Like

  11. sory , clue yg lain dah di sebutin , tapi angka 3 dah di sebutin atau belum ya , klo belum berarti dugaan paling kuat ada di ibu’nya , soal’nya dulu ibunya di juluki trisula kalo ga salah , angka 3 bisa di arti’in sebagai trisula kan ?

    Like

  12. Daripada berantemin yang engga2, gimana kalo gw bumbuin ceritanya yach,,

    Ceritanya gw miringin dikit,
    Tambahan clue: Botol obat tidur si korban masih utuh dan bersegel. Soalnya baru beli tadi sore.

    Sebelum si korban makan tuh obat, tepatnya sebelum si kendrie pamit pulang, eh ada botol berisi label obat tidur sisa setengah jatoh dari sakunya si kendrie. Nah, si korban ngeliat, tapi belon curiga sama sekali. Soalnya wajar aja orang punya stock obat tidur masing2.

    Gak lama setelah si penjahat unyu-unyu nya pulang, korban makan… minum jus… trus…. tuiiiiiiiiing…. Pala ni anak ngambang…. Dan dia langsung sadar ama apa yang sedang dia alamin, dia tau stock pribadinya ada dalem “Brankas lemari besi pribadinya” [ngapaen juga nih anak naroh obat tidur disitu ?? wkwkkw] dan gak mungkin ada yg tau. Dan dia teringat sama botol obat tidur punya si kendrie yang tadi jatoh gelinding depan matanya sendiri. Dan dia inget muka jelek si kendrie yang senyum2 sinis kelilipan kayak gay gitu sebelum masukin botol obat ke sakunya lagi. Proses berpikirnya korban utk hal ini gak bakal makan waktu lama. 3 detik cukup. Trus, langsung terhuyung2 ambruk ke arah denah yg dia renggut ke lantai, dan juga gak lupa nyambar pulpen, dan terlahirlah karya pesan kematian paling misterius dalam sejarah blog untuk 1000 tahun belakangan ini. Hmmm… kalo diitung2 tambahan 10 detik sebelum pingsan sich cukup buat melakukan hal di atas. Yang pasti, obat tidur dalam dosis yang mematikan bukanlah alat pembunuh yang instant seperti Tapak Maut Stephen Seagel ya gak ?

    Like

  13. Purnama
    krena dia smpet cekcok sma posisi dapur sama jendelanya,dan di denah oleh korban ditunjuk arah atas,jadi pelakunya si purnama

    Like

  14. Menurut saya, pelakunya adalah si ibu. Karena di sebelah lingkaran ada angka 3 dan sebuah panah ke atas (simbol tombak bermata 3). sekian:) Maaf kalau salah. Untuk bahasa belanda “Kendrie” tsb, hanya akal2an ibunya utk menjebak Kendrie.

    Like

Your Opinion

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s