Last, Conclusion


Lanjutan dari Again, Motive
dan chapter terakhir dari misteri kematian Aldi dengan judul awal Suicide?
Sangat tidak disarankan untuk membaca bagian ini
jika belum baca cerita-cerita sebelumnya.. >:D

  1. Suicide ?
  2. The Investigation – Part 1
  3. The Investigation – Part 2
  4. The Investigation – Part 3
  5. The Investigation – Part 4
  6. The Final Day of Investigation – Part 1
  7. The Final Day of Investigation – Part 2
  8. The Unexpected Guest
  9. Motive
  10. Trap
  11. Again, Motive

Dibaca berurutan ya, biar ga bingung.. Hehe

***

Continue reading

Advertisements

Again, Motive


Lanjutan dari Trap
Bagi yang ingin mencoba untuk memecahkan misteri sangat disarankan untuk membaca dulu
cerita-cerita sebelumnya.. hehe

Ini linknya..

  1. Suicide ?
  2. The Investigation – Part 1
  3. The Investigation – Part 2
  4. The Investigation – Part 3
  5. The Investigation – Part 4
  6. The Final Day of Investigation – Part 1
  7. The Final Day of Investigation – Part 2
  8. The Unexpected Guest
  9. Motive
  10. Trap

Dibaca berurutan ya, biar ga bingung.. Hehe

***

Continue reading

Trap


Lanjutan dari Motive
Biar ga bingung ini link cerita-cerita sebelumnya..

  1. Suicide ?
  2. The Investigation – Part 1
  3. The Investigation – Part 2
  4. The Investigation – Part 3
  5. The Investigation – Part 4
  6. The Final Day of Investigation – Part 1
  7. The Final Day of Investigation – Part 2
  8. The Unexpected Guest
  9. Motive

Dibaca berurutan ya, biar ga bingung.. Hehe

***

Polsek Jatinangor, Selasa 15.43

Setelah diskusinya dengan Alfa dan Dika di warteg membuahkan hasil, Yusuf kembali ke markas dan kini tengah terduduk di ruang kerjanya. Yusuf membuka notebook kecilnya, mencari sebuah nomor telepon yang ia catat dua hari yang lalu. Setelah menemukan catatannya yang berada tepat di tengah-tengah halaman notebook ia memanggilnya via telepon kantor. Tak sampai satu menit, panggilannya terjawab. Continue reading

Motive


Lanjutan dari The Unexpected Guest
Biar ga bingung ini link cerita-cerita sebelumnya..

  1. Suicide ?
  2. The Investigation – Part 1
  3. The Investigation – Part 2
  4. The Investigation – Part 3
  5. The Investigation – Part 4
  6. The Final Day of Investigation – Part 1
  7. The Final Day of Investigation – Part 2
  8. The Unexpected Guest

Dibaca berurutan ya, biar ga bingung.. Hehe

***

“Aku tahu tempat janjimu hari ini dari Briptu Ujang. Kupikir akan cukup menyenangkan untuk berkumpul kembali bersama teman lama. Dan mungkin aku juga bisa berkontribusi dalam kasus mu ini. Nah, kau tidak keberatan aku bergabung kan, Al? Tentu tidak.” Katanya tanpa memberi kesempatan Alfa untuk menjawab

“Apa kau tidak punya urusan yang lebih penting dari ini?” Yusuf bertanya.

“Selain habis mengurusi seorang tahanan di rumah sakit, aku tidak sedang memegang kasus sekarang ini. Bicara soal itu, aku jadi teringat! Soal pemakai yang mengicau itu, ia sempat siuman. Rekanku mengatakan bahwa ia masih tetap bersikukuh soal jin kuning yang muncul di balik asap yang ia lihat Sabtu dini hari itu. Aku tidak begitu yakin bagaimana hal ini bisa membantu kasus mu, Sup.”

Yusuf setuju dengan Dika tentang itu. Di depannya Alfa diam membisu.

Dika memulai orasinya, “Baiklah, mari kita mulai. Jadi, yang kita diskusikan adalah perkara kasus bunuh diri yang ditangani Yusuf. Oke, aku mendengar penjelasanmu hampir dari awal mula penyelidikan yang kau lakukan (dan di antara kalian berdua tidak ada yang sadar bahwa aku duduk di belakang kalian selama itu!). Menurut pendapat pribadiku, Sup, kau memikirkan kasus ini secara berlebihan. Continue reading

The Unexpected Guest


Lanjutan dari The Final Day of Investigation – Part 2
Biar ga bingung ini link cerita-cerita sebelumnya..

  1. Suicide ?
  2. The Investigation – Part 1
  3. The Investigation – Part 2
  4. The Investigation – Part 3
  5. The Investigation – Part 4
  6. The Final Day of Investigation – Part 1
  7. The Final Day of Investigation – Part 2

Dibaca berurutan ya, biar ga bingung.. Hehe

***

Warteg Bahari, Selasa 13.45

Setiap orang mungkin tahu, atau setidaknya bisa membayangkan, bagaimana rasanya ketika kita menceritakan hal panjang lebar pada seseorang, sampai mulut kita berbusa, hanya untuk mendapatkan respons “Menurutmu sendiri bagaimana?” dari orang yang mendengarkan. Di kala itu, rasanya untuk mencekik, membanting, dan menendang bokong sang pendengar adalah perbuatan yang wajar. Itulah yang dirasakan oleh Yusuf di akhir uraian kasus bunuh diri yang ia tangani itu.

“Panjang lebar aku..! tak lupa pertanyaan menyebalkanmu di setiap..! … Kau ingin tahu pendapat ku seperti apa?! Kuberi tahu pendapat ku seperti apa! AKU PIKIR..” Mendengar wanita di belakangnya tersedak menahan tawa, Yusuf terhenti dan sadar bahwa tidak ada gunanya untuk melampiaskan amarah. Setelah menenangkan diri, ia menyampaikan pendapatnya mengenai kasus tersebut. Continue reading